Home ~ Berita LDII Kab Malang ~ Berkumpul Bersama dalam Suasana Wisata Hati

Berkumpul Bersama dalam Suasana Wisata Hati

DSCF3120

Malang (3-4/10/2015) – Kegiatan Wisata Hati yang dilaksanakan di Masjid Roudhotul Jannah pada hari sabtu sore hingga minggu siang menyisakan banyak cerita bagi peserta bahkan panitia yang ada. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 150 peserta dari Malang Raya dan Kota Surabaya. Kegiatan yang bertemakan 1 Hati, 1, Cinta, 1 Canda Tawa ini dibuka pada hari sabtu 3 Oktober pada pukul 20:30 oleh Ichsan selaku ketua pelaksana Wisata Hati, kemudian dilanjutkan oleh bapak KH. Ngadiman selaku pembina kepemudaan Remaja Masjid Roudhotul Jannah Sukun.

IMG_2588

IMG_2564

Dalam pembukaan sesi Talkshoe menghadirkan narasumber-narasumber berpengalaman di bidangnya masing-masing. Diantaranya bapak KH. Nurhadi dari unsur Guru Pondok, bapak KH. Miswadi dari unsur Ulama senior, bapak Samsul Anam, S.TP, dan bapak Lukman Afandi, ST selaku motivator yang dihadirkan dari Surabaya. Konsep Talkshow yang bertajuk 1 hati, 1 Cinta, 1 Canda Tawa ini dibawakan apik oleh Host handal saudara Dawam Abdul Aziz. Kalimat-kalimat menyejukkan hati membuat suasana acara malam menjadi meriah ditambah beberapa cerita dari para narasumber.

“Ketika saya melamar istri saya dulu, saya belum wisuda bahkan saya baru selesai yudisum. Saya bertemu dengan istri saya di acara yang sama yang diadakan oleh Remaja Masjid Roudhotul Jannah waktu itu, ketika itu kami sama-sama menjadi panitia, dan ketika itu pula istri saya masih duduk di bangku semester 3. Akhirnya saya memberanikan diri untuk melamar istri saya, bertemu dengan kedua orang tuanya dan kemudian saya mendapatkan restu,” Ungkap Mas Sambul panggilan salah satu narasumber bersama sang istri.

Sebagai seorang lelaki melamar wanita dengan keadaan belum memiliki pekerjaan tentu saja bukan menjadi hal yang mudah. Mau dikasih makan apa istri saya? Bagaimana saya menghidupi keluarga kecil kita? Nah pertanyaan itulah yang terus menerka-nerka dalam pikiran saya. Hingga akhirnya saya yakin dengan salah satu hadist “Salah satu dari 3 golongan yang pasti akan ditolong Allah adalah seorang pemuda yang menikah di usia muda dengan niat karena Allah dan tujuan agar terjaga”, akhirnya Bismiillah saya menikah di usia muda”

Itulah secuplik cerita oleh Mas Samsul, salah satu dari 4 pemateri dari Talk Show yang dibawakan oleh saudara Dawam. Cerita yang sangat menginspirasi bagi kita yang muda dan selalu berkata “Saya belum siap untuk menikah” lanjut cerita. Akhirnya setelah menikah Mas Samsul mendapatkan pekerjaan yang mapan, yang cukup baik, dan dengan jabatan yang cukup tinggi. Nah terbuktikan janjinya Alloh. Soo jangan takut dong untuk nikah muda. (semoga demikian pula dengan penulis)

Tidak hanya Mas Samsul saja, 3 pemateri lain juga menyampaikan cerita-ceritanya dalam mendapatkan cinta, tentu saja hal ini membuat para peserta juga panitia jadi senyum-senyum sendiri saat mendengarnya. Selain bercerita tentang kisah cintanya masing-masing tentu saja narasumber yang kami sebut sebagai pakar cinta ini menjelaskan pula apa sih cinta itu? Bagaimana seharusnya dalam islam ketika mencintai? Dan berbagai perbincangan hangat tentang cinta yang dibawakan di malam minggu yang special itu.

Cinta tentu saja sebuah perasaan sayang yang lebih pada seseorang, reaksinya dari cinta adalah rasa ingin memiliki satu sama lain. Nah reaksi inilah yang harus dijaga, karena Islam tidak menghendaki kita untuk berpacaran sebelum menikah. Akan tetapi bila keduanya saling cinta Islam menghendaki untuk menikah. Cinta dalam Islam pun harus diungkapkan dengan cara yang baik dan benar, apabila kemudian keduanya saling memiliki rasa dilanjutkan dengan ta’aruf. Ta’aruf ini harus dilakukan dengan pengawasan yang cukup karena disinilah ada usaha setan untuk menjatuhkan anak cucu adam.
Beberapa quotes yang disampaikan narasumber tentang tiga hal,
3 Easy Ways to Die
1. Puff a cigarette daily
-you will die 10 years early
2. Drink alcohol daily
-you will 30 years early
3. Love someone who doesn’t love you back
-you will die daily

Acara malam itu ditutup oleh sekilas pengumuman dari Bapak KH. Supanto selaku pembina kepemudaan Remaja Masjid Nurul Hikmah dari Surabaya. Pengumuman yang sangat cetar membahana apa isinya?
1. Tiket gratis bulan madu ke Bali tiga hari tiga malam, bagi peserta yang menikah setelah pulang dari kegiatan wisata hati
2. Uang tunai 10 juta
3. Dan uang tunai 600 ribu untuk masing-masing pasangan ketika berlibur di pulau dewata Bali
Nah siapakah yang akan mendapatkan paket hadiah tersebut, kita nantikan beritanya. Semoga Allah paring aman, selamat, lancar dan barokah.

DSCF3029DSCF3024
Hari kedua kegiatan diawali dengan sholat subuh berjamaah, kemudian mendengarkan nasihat dari Bapak Supanto selaku pembina kepemudaan Remaja masjid Nurul Hikmah di Surabaya dan persiapan outbond ke Kebun Raya Purwodadi. Setelah usai sarapan, para peserta menuju mobil-mobil yang telah disiapkan untuk perjalanan. Hari minggu yang cukup cerah, hati merasa tenang tatkala kaki menginjakkan kaki di Kebun Raya Purwodadi. Tak berlama-lama santai, kegiatan pun segera dimulai.

Pada kesempatan kali ini panitia telah menyiapkan games-games menarik, diantaranya games saling mengenal satu sama lain dengan model perkenalan berantai dengan tujuan saling mengenal satu sama lain. Beberapa games lainnya mencoba membawa peserta untuk berimajinasi dengan menggambarkan karakter salah satu peserta yang menurutnya menarik. Dan Gong di acara terakhir yaitu rujakan gabungan kelompok laki-laki dengan perempuan. Games ini mencoba mengenalkan satu sama lain dengan metode pendekatan natural. Secara tidak langsung sifat alami peserta untuk membantu dan mengeluarkan bakatnya dalam memasaka diuji di sini. Masing-masing kelompok diperkenankan untuk presentasi di depan panitia dan juri. Hingga akhirnya games-games ini pun mampu terselesaikan dengan baik.

DSCF3236

DSCF3147

Pada sesi terakhir beberapa peserta yang sudah memilih, dan dipilih mulai dipanggil satu per satu ke romantic room. Siapa sajakah? Kita nantikan berita selanjutnya. Waktu bergulir begitu cepat, tak terasa telah menunjukkan pukul 15:00 kegiatan pun diakhiri dengan penutupan oleh Bapak Heri Purnomo, ST selaku Pembina Remaja Masjid Nurul Hikmah Surabaya. Beliau memaparkan semoga dengan acara ini dapat menjalin hubungan baik antar dua daerah ini. Semoga silaturahim bisa berlanjut di sesi selanjutnya. (*/devita)

Check Also

Guna Membina Generasi Penerus, LDII Ajarkan Pengenalan A Qur’an Sejak Dini

Festival caberawit ceria diselenggarakan di aula Baitul Manshurin desa Mangliawan, kecamatan Pakis Kabupaten Malang (29/10). …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *