
Gondanglegi, (12/8) — Pengurus PC LDII Kecamatan Gondanglegi menghadiri agenda rutin Silaturahim Ulama dan Umaro Kecamatan Gondanglegi yang digelar di salah satu pondok pesantren di Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang diprakarsai oleh DP MUI Kecamatan Gondanglegi tersebut mengangkat tema “Menjaga dan Mensyukuri Kemerdekaan Tanpa Kehilangan Identitas Bangsa.” Forum ini menjadi ruang silaturahim sekaligus wadah untuk membahas berbagai fenomena sosial yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Gondanglegi.
Dalam suasana penuh keakraban, para ulama, umaro, tokoh agama, dan elemen masyarakat berdiskusi mengenai pentingnya menjaga persatuan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis. Perkembangan berbagai persoalan sosial dinilai perlu disikapi secara bijaksana melalui komunikasi, pembinaan, dan kolaborasi antarberbagai unsur masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat toleransi dalam kehidupan beragama. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat diharapkan tidak menjadi penghalang dalam membangun kebersamaan, melainkan menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah.

Kehadiran PC LDII Kecamatan Gondanglegi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat sinergi antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat. Silaturahim semacam ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana membangun komunikasi yang positif dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara bersama-sama.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diharapkan semakin memahami pentingnya mensyukuri kemerdekaan dengan menjaga persatuan, menjunjung toleransi, serta tetap mempertahankan identitas dan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan ukhuwah dan kebersamaan yang semakin kuat, kehidupan masyarakat Kecamatan Gondanglegi diharapkan senantiasa berlangsung aman, kondusif, dan harmonis.

DPD LDII Kabupaten Malang Berita Terkini Ormas LDII Kabupaten Malang