Home ~ Berita LDII Kab Malang ~ DOKTER NUSANTARA WUJUD NYATA LAHIRNYA GENERASI PENERUS DOKTER LDII

DOKTER NUSANTARA WUJUD NYATA LAHIRNYA GENERASI PENERUS DOKTER LDII

1441814956205

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari seseorang tidak akan pernah lepas dari nikmat Allah baik berupa nikmat sehat maupun nikmat longgar. Terlebih nikmat Hidayah yang tidak bisa didapatkan oleh semua orang. Berdasarkan latar belakang inilah beberapa dokter dan dokter gigi LDII memulai pembentukan komunitas mereka. Tepat pada tanggal 5-6 September 2015 di Aula Al-Arsya pondok pesantren Al-Muflihun, Malang Utara telah diadakan musyawarah nasional komunitas dokter/dokter gigi LDII se-Indonesia.
Komunitas ini awalnya bernama dokter sabilillah yang maksudnya adalah dokter/dokter gigi LDII yang berkontribusi untuk agama Allah dengan menggunakan ilmu yang telah dimiliki dan diberikan untuk warga LDII. Seiring berjalannya waktu komunitas ini semakin berkembang yang awalnya hanya beranggotakan tidak lebih dari 20 orang, sekarang komunitas ini sudah mencapai lebih dari 175 orang yang terdiri dari mahasiswa/i kedokteran dan dokter/dokter gigi se-Indonesia.

Dalam Musyawarah ini dihadiri 20 peserta dari berbagai daerah diantaranya Padang, Sumbar yang diwakili oleh Muhammad Iqbal,S.Ked dan Thomas Adikamara, S.Ked. dari Jogja, Jawa Tengah. Serta dr.Rio Azadi sebagai dokter senior dari Surabaya dan perwakilan dokter senior Kota Malang dr.dani Pramudya dan dr.Sugeng. Adapun hasil dari musyawarah ini diantaranya adalah perubahan nama dari dokter sabilillah menjadi dokter nusantara atau biasa disingkat DORA. Latar belakang dari perubahan nama dalam komunitas ini adalah karena jumlah mahasiwa/i kedokteran serta dokter/dokter gigi LDII yang cukup banyak tersebar di seluruh Indonesia. Kedepannya para dokter dan calon-calon dokter LDII ini akan terus memberikan kontribusi untuk kesehatan warga LDII di wilayah masing-masing. Program kerja yang tercetus diantaranya adalah pembentukan poskestren, pemberian penyuluhan dan pelatihan kesehatan kepada warga LDII di wilayah masing-masing.

Serta pembentukan koordinator wilayah barat dan wilayah timur. Untuk wilayah barat dikoordinatori oleh Muhammad Iqbal, S.Ked yang membawahi wilayah Nangroe Aceh darussalam (NAD) sampai Jawa barat dan untuk wilayah timur dikoordinatori oleh Thomas Adikamara,S.Ked yang membawahi wilayah mulai dari Jawa Tengah sampai Papua. Masing-masing koordinator akan dibina oleh dokter senior di wilayahnya. Dan Kota Malang masuk ke dalam regional wilayah Timur yang di koordinatori oleh Anang Bayu Seta.
Sebagai salah satu pembina DORA Kota Malang dr. Dani Pramudya menyampaikan agar para anggota dapat memberikan kontribusi nyata mulai tingkat bawah yang bermanfaat untuk warga LDII. Tujuannya adalah untuk aplikasi ilmu agar terus bermanfaat dan sarana mencari pahala dari sisi yang lain. Serta dalam acara ini dr.Rio Azadi juga menambahkan bahwa pelatihan dan penyuluhan sangat penting diberikan kepada warga LDII untuk bisa menjaga kesehatan. Tak lupa senior dari Kota Malang dr.Sugeng turut berbagi pengalaman selama di Malang dalam upaya menjaga kesehatan warga LDII di wilayahnya.

1441814912214

1441815016654

1441815039378

Dalam acara ini dr. Faqih istiqomah atau biasa dipanggil dr. Isti selaku pewakilan dari Kota Malang juga menyampaikan bahwa peran tenaga kesehatan sangat penting untuk generasi penerus remaja putri LDII agar bisa mendapat penyuluhan yang benar tentang kesehatan terutama tentang kesehatan reproduksi wanita. Muhammad Iqbal, S.Ked selaku perwakilan dari Padang,Sumbar menambahkan bahwa warga LDII sangat perlu untuk mendapatkan penyuluhan tentang penyakit degeneratif misalnya Hipertensi, Diabetes Mellitus, dan penyakit lain yang tidak menular. Dengan mengetahui faktor resiko serta cara pencegahan penyakit tersebut maka warga LDII akan lebih terjaga dari berbagai penyakit sehingga dalam beraktivitas dan beribadah akan lebih lancar.

Kedepannya para generasi penerus dokter/dokter gigi LDII ini akan terus berkontribusi dalam setiap kegiatan kesehatan untuk warga LDII. Mulai dari tingkat bawah sampai tingkat Kota/Kabupaten. Dan akan terus berbagi ilmu dibidang kesehatan. (*/ist)

Check Also

Guna Membina Generasi Penerus, LDII Ajarkan Pengenalan A Qur’an Sejak Dini

Festival caberawit ceria diselenggarakan di aula Baitul Manshurin desa Mangliawan, kecamatan Pakis Kabupaten Malang (29/10). …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *