Home ~ Berita LDII Kab Malang ~ Generus LDII Kab Malang Wakili Indonesia di Forum Pemuda Malaysia

Generus LDII Kab Malang Wakili Indonesia di Forum Pemuda Malaysia

Pakis, (7/10) Salah satu generus LDII Kab Malang yaitu siswa SMA International Islamic Boarding School (IIBS) Tahfidz Al Manshurin Malang membawa nama Indonesia ke forum kepemudaan internasional.

Ilario Clayton Putra Mansur, siswa kelas X, terpilih sebagai Youth Delegate Indonesia dalam Indonesia Golden Youth Summit (IGYS) Batch 3 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17–20 November 2026.

Terpilihnya Ilario memberi kesempatan bagi pelajar asal Malang tersebut untuk bertemu dengan pemuda dari berbagai daerah, bertukar gagasan, sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan kepemimpinan dan isu pembangunan global.

Menjelang keberangkatannya ke Malaysia, Ilario bersama orang tuanya, Dheno, menemui Bupati Malang Sanusi di Rumah Dinas Bupati Malang, Selasa (6/10/2026) pagi.

Pertemuan berlangsung dalam suasana informal. Dalam kesempatan tersebut, Ilario menyampaikan mengenai keikutsertaannya sebagai Youth Delegate Indonesia dalam IGYS Batch 3.

Sanusi juga meminta proposal kegiatan dan data  pendidikan Ilario untuk didokumentasikan serta ditindaklanjuti melalui pihak terkait.

Dari Malang Menuju Forum Internasional
Indonesia Golden Youth Summit menjadi forum yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah dalam rangkaian kegiatan pengembangan kepemimpinan, komunikasi, wawasan global, dan kerja sama lintas budaya.

Dalam IGYS Batch 3, Ilario dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda, antara lain konferensi Sustainable Development Goals (SDGs), SDGs Project Presentation, kunjungan akademik, forum kepemudaan, hingga kunjungan diplomasi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.

Rangkaian tersebut memberi ruang bagi peserta untuk berdiskusi mengenai persoalan pembangunan sekaligus mengembangkan gagasan melalui proyek yang dikerjakan secara berkelompok.

Peserta juga dituntut mampu bekerja sama, menyampaikan ide, melakukan presentasi, dan berinteraksi dengan peserta dari latar belakang berbeda.

Bagi Ilario, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus belajar langsung dari lingkungan internasional.

“Saya bersyukur diberi kesempatan ini. Semoga bisa saya jalani dengan baik, membawa hal positif untuk dipelajari, lalu dibagikan lagi kepada teman-teman di sini,” ujar Ilario.

29 Karakter Luhur Jadi Bekal
Di balik keberhasilan Ilario terpilih sebagai delegasi Indonesia, lingkungan pendidikan SMA IIBS Tahfidz Al Manshurin Malang menjadi bagian dari proses pembentukan dirinya.

Sekolah tersebut memadukan pembelajaran akademik dengan pendidikan karakter melalui Pembinaan 29 Karakter Luhur.

Nilai seperti kejujuran, amanah, kerukunan, kemandirian, dan akhlaqul karimah menjadi bagian dari pembinaan santri dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Yayasan yang menaungi SMA IIBS Tahfidz Al Manshurin Malang, Kisdiyanto, mengatakan pengalaman yang diperoleh siswa di luar sekolah dapat menjadi bagian dari proses belajar.

“Kami turut bersyukur atas kesempatan yang diperoleh Ilario. Semoga ini menjadi pengalaman belajar yang berharga baginya dan bisa menjadi salah satu contoh bagi santri lain bahwa banyak jalan untuk terus belajar dan berkembang,” kata Kisdiyanto.

Menurut Kisdiyanto, pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah diharapkan menjadi bekal bagi santri ketika menghadapi lingkungan dan pengalaman baru.

“Pendidikan karakter yang kami terapkan bukan untuk mengejar prestasi tertentu semata, tetapi kami senang apabila hal tersebut turut membekali santri untuk berani mencoba hal-hal baru, termasuk kesempatan belajar dan mendapatkan pengalaman di luar negeri,” tambahnya.

Bagi IIBS, pengalaman Ilario di Malaysia juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membawa siswa keluar dari lingkungan sekolah dan berinteraksi dengan dunia yang lebih luas.

Bawa Pengalaman Malang ke Kuala Lumpur
Sebagai Youth Delegate Indonesia, Ilario tidak hanya mengikuti agenda forum. Ia juga membawa identitas sebagai pelajar asal Kabupaten Malang.

Interaksi dengan pemuda dari berbagai daerah dapat menjadi ruang bagi Ilario untuk memperkenalkan daerah asalnya, termasuk pengalaman pendidikan yang diperolehnya di Malang.

Pada saat yang sama, forum tersebut memberi kesempatan bagi Ilario untuk melihat persoalan dari perspektif yang lebih beragam.

Berbagai pengalaman selama mengikuti konferensi, proyek SDGs, kunjungan akademik, hingga forum kepemudaan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran ketika ia kembali ke sekolah.

Ilario dijadwalkan berangkat ke Kuala Lumpur pada pertengahan November 2026 bersama delegasi Indonesia lainnya.

Keikutsertaannya menjadi pengalaman baru bagi seorang siswa kelas X yang masih berada pada tahap awal pendidikan menengah atas, sekaligus membuka ruang bagi Ilario untuk membangun pengalaman internasional sejak usia sekolah.

Dari Malang, Ilario akan membawa bekal pendidikan akademik dan karakter yang diperolehnya di IIBS untuk mengikuti rangkaian IGYS di Kuala Lumpur.

Check Also

Cek Kesehatan Gratis DPD LDII Kabupaten Malang Lampaui Target, Diikuti 495 Peserta

Kabupaten Malang, (13/9) — Dalam rangka meneruskan program DPW LDII Jawa Timur, DPD LDII Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *