Home ~ Berita LDII Kab Malang ~ LDII PC Singosari dan Polsek gelar penyuluhan penyalahgunaan, pencegahan, dan dampak negatif dari peredaran narkoba

LDII PC Singosari dan Polsek gelar penyuluhan penyalahgunaan, pencegahan, dan dampak negatif dari peredaran narkoba

1

Singosari, 10 April 2016. Ratusan warga LDII PC Singosari Kabupaten Malang menghadiri Pengajian umum rutin di Masjid Bani Abbas Tamanharjo Singosari. Dalam kesempatan ini bukan hanya pengajian umum seperti biasanya tapi ada acara khusus yaitu penyuluhan NARKOBA dari polsek Kabupaten Malang. Acara diawali dengan pengajian Al Hadist oleh Ustadz Vivit Mustaqim dilanjutkan dengan penyampaian Al Qur an oleh Ustadz Zuhri. Tepat pukul 10:00 Acara penyuluhan NARKOBA dengan tema “Penyalahgunaan Narkoba, Pencegahan, dan dampak Negatif dari Peredaran NARKOBA” oleh IPDA Daya Wastuti S.H didampingi KBO Satreskoba IPTU Suryafi. Terlebih dahulu diawali dengan sambutan dari Ketua PC LDII Singosari H.Totok Waluyo. Beliau menyampaikan “Dalam pergaulan kadang mengutamakan rasa tidak enak jarang bertemu sebab kurang berhati-hati ujungnya kita menjadi kurir Narkoba dan akhirnya kita menjadi celaka, dari itu maka pemuda LDII supaya berhati-hati”.

DPD LDII Kab Malang yang diwakili Ir.H. Supardi menyampaikan “ LDII Kab Malang terdiri dari 34 kecamatan salah salah satunya Kecamatan Singosari menginstruksikan supaya PC PAC mengadakan kegiatan-kegiatan seperti ini (penyuluhan narkoba dan sejenisnya) kegiatan yang manfaat buat pembinaan warga LDII.” Dalam sambutannya beliau mendoakan supaya acara hari ini berjalan dengan lancar dan sukses dan menginformakan pula PC Karangploso dalam waktu dekat juga akan mengadakan kegiatan sejenis pembinaan Bela Negara untuk warga LDII dilingkungan PC karangploso tersebut.

Bapak Kapten Inf Sujiono selaku Danramil memberi wejangan “Kenapa Narkoba sudah ada efek hukuman mati masih saja ada? Sebab demografi kita berpulau-pulau sehingga lahan empuk bagi pengedar luar negeri. Mereka bisa lewat darat, udara, laut utamanya antar kepulauan tersebut. Dan Narkoba sudah masuk kesemua lini, misalkan beberapa waktu lalu di berita ada oknum TNI Makasar terjerat Narkoba. Ini membuktikan Narkoba ini sudah masuk kesemua hal tanpa pandang bulu maka kami mengajak semuanya jangan terpengaruh narkoba”. Beliau menyinggung sedikit tentang ISIS, supaya warga LDII jangan tergiur bujukan-bujukannya. Jadilah manusia yang normal normal saja.

2

Acara intipun disampaikan dengan menarik oleh Ibu IPDA  DayaWastuti S.H dimulai mengapa Orang memakai Narkoba?. Alasan pertama karena Fun (kebanyakan karena senang-senang) dan Fuctional (untuk melupakan). Beliau menyampaikan ke peserta bahwa narkoba itu boleh hanya karena 3 hal. Pertama untuk kepentingan medis (khitan, bius caecar). Kedua untuk kegiatan penelitian, ketiga untuk rehabilitasi (misalnya pecandu narkoba parah 100%, awalnya disuntik 90% narkoba , lalu 80% narkoba sampai nol%). Dan semua sesuai takaran sesuai petunjuk dokter. Selain ketiga hal tersebut tidak diperkenankan karena akan disalahgunakan.

Alasan pecandu narkoba sulit meninggalkan narkoba antara lain faktor habitual, faktor adiktif, dan faktor toleran. Faktor habitual maksudnya pecandu sulit meninggalkan karena pengaruh obat tersebut akan selalu terikat akan kenikmatannya. Faktor adiktif maksudnya pecandu sulit lepas jika berhenti dirinya terasa sakit (sakauw) disayat-sayat. Faktor Toleran maksudnya pecandu sulit meninggalkan sebab menyatu dengan narkoba sehingga menuntut peningkatan dosis semakin tinggi saja akhirnya over dosis. Beliau memberikan informasi bahwa efek dari Narkoba akan merusak otak, otak menjadi eror, terjangkit banyak penyakit, kerusakan organ-organ tubuh dan yang ngeri terserang HIV/ AIDS akibat pecandu saling tukar jarum suntik narkoba. Salah satu Assessment beliau terhadap pecandu narkoba, Narkoba itu bikin kuat itu salah besar tapi Narkoba itu merusak.

MC Bapak Rahmad Hidayat menyimpulkan Narkoba adalah embrio dari segala kejahatan (pencurian, pembohong, sex bebas dll). Narkoba hukumnya sama dengan Khamr dimana khamr adalah induk dari segala kejahatan. Narkoba satu tiket 1 arah, satu tiket menuju kehancuran tanpa tiket keselamatan. Oleh karena itu wawasan yang ada dan banyak ini supaya kita menjadikan waspada terhadap dampak dari narkoba. Acara ditutup doa oleh Drs. Alfan. Diakhiri dengan penulisan tanda tangan komitmen bersama pemuda LDII Anti narkoba.

4

Semoga kegiatan ini bermafaat buat semua khususnya warga LDII Kabupaten Malang. (Samsul Anam)

Check Also

Guna Membina Generasi Penerus, LDII Ajarkan Pengenalan A Qur’an Sejak Dini

Festival caberawit ceria diselenggarakan di aula Baitul Manshurin desa Mangliawan, kecamatan Pakis Kabupaten Malang (29/10). …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *