
SURABAYA (9/2) – Di tengah derasnya arus hoaks dan disinformasi di media sosial, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Timur menggelar Pelatihan Jurnalistik se-Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin LDII, Surabaya.
Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar jurnalistik, mulai dari teknik menulis berita, etika bermedia sosial, hingga keterampilan fotografi. Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta. Acara kemudian dibuka oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa. Ketua Panitia, H. Agung Riyanto, S.Si., M.M., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sebagai pengantar.
Ketua DPW LDII Jawa Timur, Ir. KH. Moch. Amrodji Konawi, S.E., M.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kemampuan jurnalistik di era digital. Menurutnya, warga LDII perlu dibekali keterampilan menyampaikan informasi yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas sumbernya.
“Di era informasi seperti sekarang, kader LDII harus mampu menyampaikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Jangan sampai ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi digital dan etika bermedia sosial agar masyarakat mampu memilah informasi serta tidak mudah terjebak hoaks.
“Bijak bermedia sosial dimulai dari verifikasi informasi dan etika. Media sosial seharusnya menjadi ruang edukasi, bukan sumber konflik akibat informasi yang keliru,” ujarnya.

Setelah sesi foto bersama dan coffee break, pelatihan memasuki agenda utama. Materi pertama bertema Teknik Menulis Berita disampaikan oleh Departemen KIM DPP LDII. Peserta dibekali pemahaman mengenai struktur berita, penulisan lead, prinsip 5W+1H, serta teknik menyusun berita yang jelas dan mudah dipahami.
Materi kedua bertema Bijak Bermedia Sosial disampaikan oleh Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. Materi ini membahas tantangan di ruang digital, bahaya disinformasi, serta pentingnya membangun narasi positif melalui media sosial.
Usai istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan materi ketiga bertema Fotografi yang disampaikan oleh Biro KIM DPW LDII Jawa Timur. Materi ini membahas dasar-dasar fotografi jurnalistik, sudut pengambilan gambar, hingga teknik dokumentasi kegiatan agar layak dipublikasikan di media.
Pelatihan ditutup oleh pengurus DPW LDII Jawa Timur pada pukul 15.10 WIB. Melalui kegiatan ini, DPW LDII Jatim berharap para peserta mampu menjadi kontributor informasi yang kredibel di wilayah masing-masing serta memperkuat publikasi kegiatan organisasi secara profesional.


DPD LDII Kabupaten Malang Berita Terkini Ormas LDII Kabupaten Malang